Salam!!!
Puji syukur atas limpahan rahmat dan
karunia-Nya, hingga kita dapat melangkak telapak demi telapak untuk arungi
sebuah misi kehidupan. Kehidupan dalam sebuah planing jangka panjang, amat
panjang. Semoga misi ini senantiasa diberikan rekomendasi dan ridho oleh Allah
‘Azza Wa Jalla.
Juga tanpa khilaf kupersembahkan sebuah
pinta berupa rahmat ta’dzim untuk bagindaku yang agung diantara makhluk yang
agung, Muhammad SAW, atas jerih payah mewujudkan suatu kesepakatan yang haq dan
sebenar-benarnya hukum untuk menuju-Nya.
Sudah hampir 4 bulan, tak menyapa dan meneteskan pikir dalam blog
ini, karena sebuah kesibukan yang perkosai jiwa. Dalam kesempatan ini kita akan
sedikit berfikir tentang bentuk perangai yang indah; yaitu Sabar, Ikhlas, dan
Syukur. Selain menjadi kunci seseorang untuk menjalani sebuah misi di atas, My
Fath selalu pesan dengan tiga perangai itu. Sehingga aku belajar dari semua
itu. Betapa sebuah misi kehidupan hakiki amat mudah di planing, namun usaha
tidak hanya dengan lidah-lidah kotor, dan pita suara cempreng, namun butuh
kesungguhan dan keyakinan berupa iman, islam, dan ihsan.
Aku belajar. Betapa hidup itu tidak
selamanya berbuah manis dan indah, terkadang Ia memberikan peta jalan untuk
sebuah najah, namun Dia mengizinkan aku memlalu sebuah ujian dan coba.
Tapi aku tahu bahwa ia tidak akan pernah meninggalkanku. Dan kurasa patut untuk
dinikmati, bersyukur adalah cara untuk menikmati anugerah yang amat indah.
Aku Belajar, Bahwa tidak semua
yang aku harapakan akan menjadi kenyataan. Terkadang Ia membelokkan rencanaku,
tetapi aku tahu, bahwa itu lebih baik dari apa yang aku rencanakan. Sebab itu
aku berusaha belajar untuk menerima semua itu dengan subuah Keikhlasan.
Aku Belajar, Bahwa Cobaan itu
pasti datang dalam hidupku. Aku tidak mungkin berkata,”tidak…Ya ALLAH..” Karena
aku tahu bahwa semua itu tidak melampaui kekuatanku. Sebab itu aku berusaha belajar
untuk mengahadapinya dengan kesabaran. Aku Belajar, bahwa tidak ada kejadian
yang harus disesali dan ditangisi, Karena semua rancanganNYA indah bagiku,
Karena itu aku berusaha belajar, belajar dan belajar.