Jumat, 20 September 2013

perangai indah dari Abi ku



Salam!!!
Puji syukur atas limpahan rahmat dan karunia-Nya, hingga kita dapat melangkak telapak demi telapak untuk arungi sebuah misi kehidupan. Kehidupan dalam sebuah planing jangka panjang, amat panjang. Semoga misi ini senantiasa diberikan rekomendasi dan ridho oleh Allah ‘Azza Wa Jalla.
Juga tanpa khilaf kupersembahkan sebuah pinta berupa rahmat ta’dzim untuk bagindaku yang agung diantara makhluk yang agung, Muhammad SAW, atas jerih payah mewujudkan suatu kesepakatan yang haq dan sebenar-benarnya hukum untuk menuju-Nya.
Sudah hampir 4 bulan, tak menyapa dan meneteskan pikir dalam blog ini, karena sebuah kesibukan yang perkosai jiwa. Dalam kesempatan ini kita akan sedikit berfikir tentang bentuk perangai yang indah; yaitu Sabar, Ikhlas, dan Syukur. Selain menjadi kunci seseorang untuk menjalani sebuah misi di atas, My Fath selalu pesan dengan tiga perangai itu. Sehingga aku belajar dari semua itu. Betapa sebuah misi kehidupan hakiki amat mudah di planing, namun usaha tidak hanya dengan lidah-lidah kotor, dan pita suara cempreng, namun butuh kesungguhan dan keyakinan berupa iman, islam, dan ihsan.
Aku belajar. Betapa hidup itu tidak selamanya berbuah manis dan indah, terkadang Ia memberikan peta jalan untuk sebuah najah, namun Dia mengizinkan aku memlalu sebuah ujian dan coba. Tapi aku tahu bahwa ia tidak akan pernah meninggalkanku. Dan kurasa patut untuk dinikmati, bersyukur adalah cara untuk menikmati anugerah yang amat indah.
Aku Belajar, Bahwa tidak semua yang aku harapakan akan menjadi kenyataan. Terkadang Ia membelokkan rencanaku, tetapi aku tahu, bahwa itu lebih baik dari apa yang aku rencanakan. Sebab itu aku berusaha belajar untuk menerima semua itu dengan subuah Keikhlasan.
Aku Belajar, Bahwa Cobaan itu pasti datang dalam hidupku. Aku tidak mungkin berkata,”tidak…Ya ALLAH..” Karena aku tahu bahwa semua itu tidak melampaui kekuatanku. Sebab itu aku berusaha belajar untuk mengahadapinya dengan kesabaran. Aku Belajar, bahwa tidak ada kejadian yang harus disesali dan ditangisi, Karena semua rancanganNYA indah bagiku, Karena itu aku berusaha belajar, belajar dan belajar.